Rahasia terbesar dibalik sholat khusyu’
Minggu, 16 November 2008
Assalamu’alaykum sahabat,
Hari ini aku teringat ada pelatihan sholat khusyu’ hampir aja lupa.. undangan jam 8 pagi aku brangkat dari rumah jam 7.40 ( mepet bgt kan) “iya siy” sdg jarak tempuh 45 mnt “bakal telat niy”. Ditgh jalan ternyata hujan.. slm ini jarang skl Surabaya hujan di pagi hari. Akhrnya kami singgah utk mengenakan jas ujan. Dlm hati berkata “apakah mgkn ini awal dari perubahan kudu bersakit2 dahulu bersenang2 kemudian” semoga..
Sampai di masjid Nurul Iman, emm tdk begitu rame tp cukup byk orgnya.. ada tua ada muda.. Alhamdulillah kajiannya blm mulai, lalu ku daftar dulu. Alhamdulillah pelatihan ini gratis. Mulanya ku kira “Ustd Abu Sangkan” tp trnyt Abdul Aziz “hatiku berkata lg .. gpp yg pntg bgmn ku bs mnjadi lbh baik sholatnya”. Ternyata Ustd Abdul Aziz itu referensi Ustd Abu Sangkan juga.
Subhanallah ada beberapa inti yg kudapat dari pelatihan ini, afwan gak bisa crita secara detail krn keterbatasan ingatan. Gpp yah intinya aja: (lagi…)
Perjuangan…
Dikisahkan, ada seekor anjing yang masih muda dan terkenal dengan
keangkuhannya. Dia merasa dirinya gagah, berani, gesit, dan cepat
dalam berlari serta pandai dalam memburu mangsa sasarannya.
Suatu siang yang terik, si anjing yang terbangun dari tidur nyenaknya
memutuskan hari ini dia ingin berburu dan menyantap binatang
kesukaannya yakni seekor kelinci putih yang masih muda. Hem…air
liurnya segera menetes membayangkan nikmatnya daging hasil buruannya.
Saat berlari-lari kecil untuk memulai hari perburuannya, tidak lama
kemudian, dia melihat seekor tikus berlari melintas di depannya.
Dengan iseng, dikejarnya si tikus, ditangkap dengan kuku kakinya yang
tajam, tikus yang ketakutan dipermainkan dengan gembira dan setelah
puas bermain, si tikus pun dilepas diiringi suara raungan si anjing
untuk menakut-nakutinya. (lagi…)
Perzinahan…merambah remaja kita saat ini…….
oleh Wendri

Konser MTV Staying Alive yang digelar di Senayan, Jakarta, pekan ini dipadati oleh sekitar 170 ribu penonton. Mereka berdesak-desakan hanya untuk menyaksikan aksi penyanyi idola mereka di atas panggung. Namun Anehnya, Mereka harus membeli kondom untuk. Penyelenggara menganjurkan Sex Bebas Terhadap anak muda ?
Bukan itu saja, para penonton yang kebanyakan remaja itu bergaya ala grup band idola mereka, seperti berpakaian The Changcuters dengan celana super ketat atau ala Steven & The Coconut Treez dengan baju reggae Bob Marley.

Para penonton yang datang dari wilayah Jakarta, Depok, Bogor, Tangerang, Bekasi, dan S
erang itu mengaku menyaksikan konser ini hanya sekadar having fun dalam mengisi hari libur.
(lagi…)
Halo dunia!
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!